skip to main |
skip to sidebar
Akhirnya, ponsel pintar terbaru besutan Apple, iPhone 5S dan iPhone 5C, mendarat di Indonesia. Besok, 25 Januari 2014, operator telekomunikasi Indonesia resmi mulai menjual iPhone 5S dan 5C di Tanah Air.Dari informasi yang ada situs resmi Telkomsel, iPhone 5S dan 5C dijual dengan program bundling. Untuk prabayar dengan Paket Simpati, iPhone 5S 16 GB dibanderol dengan harga Rp10,5 juta, Rp12 juta (32 GB), dan Rp13,6 juta (64 GB).Sementara untuk iPhone 5C 16 GB dijual dengan harga Rp8,7 juta dan versi 32 GB dibanderol dengan harga Rp10 juta.Keuntungan dari paket Simpati ini adalah pengguna dapat gratis paket data selama tiga bulan, terdiri dari biaya paket gratis, bicara 100 menit, SMS 400, data 4 GB (2GB 2G/3G + 2 GB 3G).Untuk Paket KartuHalo, Simpati membagi penjualan dengan empat pilihan pembayaran. Salah satu pilihan menjual iPhone 5S 16 GB dengan harga Rp2,8 juta. Sedangkan versi 32 GB Rp4,350 juta, dan versi 64 GB seharga Rp6 juta.Sedangkan untuk iPhone 5C 16 GB dibanderol dengan harga Rp1 juta, 32 GB Rp2,4 juta. Untuk harga tersebut, pembeli harus membayar biaya bulanan Rp900 ribu selama 12 bulan.Paket simPATI dan Paket KartuHalo ini hanya bisa didapatkan selama event exbition iPhone 5S dan iPhone 5C di Pondok Indah Mall 2, Mall Kelapa Gading 1 di Jakarta dan Ciputra World di Surabaya pada tanggal 25-26 Januari 2014.XL Axiata pun tak mau ketinggalan. Anak perusahaan asal Malaysia, Axiata Group Berhad, itu membundel prabayar iPhone 5S 16 GB dengan harga Rp10,4 juta, 32 GB Rp12 juta, dan 64 GB Rp13,6 juta. Untuk iPhone 5C 16 GB dihargai Rp8,7 juta dan 32 GB Rp10 juta.Setiap pembeli bundling prabayar iPhone 5S dan 5C akan mendapatkan XL iNanoSIM. Selain itu, pelanggan juga akan mendapatkan bonus paket iPhone XmartPlan setelah mengisi pulsa.Sementara untuk paket paskabayar, XL membanderol iPhone 5S 16 GB dengan harga Rp2,3 juta, 32 GB Rp3,8 juta, dan 64 GB Rp5,4 juta. Pelanggan juga harus membayar cicilan bulanan Rp715 ribu selama 12 bulan.Untuk harga bundling paskabayar iPhone 5S 16 GB dibanderol dengan harga Rp500 ribu dan 32 GB Rp1,8 juta. Pelanggan juga harus membayar cicilan bulanan Rp715 ribu selama 12 bulan.Keuntungan dari paket paska bayar yang ditawarkan XL adalah pengguna mendapat gratis Internet 72 GB (6 GB per bulan selama setahun), 30 menit telepon per bulan selama 6 bulan, dan 100 SMS per bulan selama 6 bulan.XL juga akan menjual iPhone 5S dan 5C besok, 25 Januari 2014 di XL Xplor Senayan City, Jakarta.
sumber
Yamaha Indonesia melanjutkan penetrasi di pasar motor nasional. Tak tanggung-tanggung, produsen yang bermarkas di Pulogadung itu bakal meluncurkan empat model baru, besok Minggu 24 Januari 2014.Menurut seorang sumber di PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, keempat motor anyar itu adalah Fino injeksi, New V-Ixion, New Xeon RC dan Scorpio Limited Edition."Besoklah kalau soal harga, sekalian peluncuran di Bali," kata si sumber.Diketahui, meski Fino injeksi belum secara resmi diluncurkan, namun skutik bergaya retro itu sudah diperkenalkan di dealer-dealer Yamaha.Fino injeksi memiliki dua model premium dan sports. Sedangkan di beberapa dealer di tempat terpisah terdapat model premium yang hadir dengan warna hitam-putih, serta ungu-putih. Model sports hadir antara warna putih yang dikombinasi dengan biru, merah dan hijau.Adapun perubahan yang terjadi pada penantang Honda Scoopy ini terletak pada bagian lampu, speedometer, tambahan fitur Smart Shutter Key, Smart Side Stand Switch, dan Smart Lock System.Sedangkan Scorpio Limited Edition merupakan edisi pamungkas, sebelum "disuntik mati" alias dihentikan produksinya oleh Yamaha.Scorpio limited edition Black-Gold bakal tersedia 500 unit saja. Adapun untuk mesinnya tetap sama seperti yang sudah diluncurkan, yakni menggendong mesin 225cc dan tetap mengusung sistem pengkabutan karburator.Kemudian untuk New V-Ixion dan New Xeon RC, Yamaha akan memberikan penyegaran tampilan
sumber
Corolla generasi ke-11 menjadi 'amunisi' pertama Toyota Indonesia di 2014. Menyandang predikat sedan legendaris, All New Altis diharapkan Toyota bisa membangkitkan gairah pasar sedan nasional yang tengah lesu.All New Corolla Altis hadir dengan ubahan signifikan mulai dari eksterior dan interior. Bahkan diklaim meninggalkan kesan konservatif di generasi sebelumnya. Dari segi perfoma juga dikatakan bertenaga meski mengusung mesin 1.8 liter--tidak menyediakan tipe mesin 2.0 liter. Untuk membuktikan klaim perusahaan, VIVAnews diberikan kesempatan menjajal All New Corolla Altis dengan rute Jakarta-Bandung, akhir pekan lalu.Kondisi cuaca tengah hujan deras dan banyak jalanan tergenang banjir ditambah waktu lumayan singkat, tidak menyurutkan niat 'berkencan' dengan All New Altis tipe V (varian teratas). Namun sebelum mengulas perfoma, ada baiknya mengupas kemolekan eksterior dan interior sedan yang diimpor langsung dari Thailand.Sebagai sedan kelas menengah, tongkrongan All New Altis lumayan agresif namun tetap elegan. Itu desain Keen Look--grille yang dipadukan dengan head lamp lancip, menjadi bahasa desain Toyota dan telah dimulai dari Vios. Pada bagian buritan juga dibuat sama, menampilkan Keen Look.Sektor kaki-kakinya dilengkapi velg alloy 17 inci sporty. Ringkas tapi mengisi ruang roda. Pada varian tertinggi (V Grade), telah dilengkapi lampu depan LED Projectordan Daytime Running Light (DRL) serta lampu kabut--mengadopsi gaya sedan Lexus.Iconic Dynamism menjadi tema interior Corolla Altis terbaru ini, guna menghadirkan kemewahan, ergonomis dan fungsionalitas.Interior lebih lapang juga memberikan kenyamanan, baik untuk ruang kepala dan ruang kaki. Pada V Grade, terdapat reclining seat dan rear sun shade.
Dimensi Corolla generasi baru dirancang lebih besar, yakni panjang bertambah 80 mm, lebar 15 mm, dan wheelbase 100 mm. Untuk meningkatkan stabilitas, tinggi sedan ini dikurangi 5 mm.All New Corolla Altis hadir dengan audio sistem mutakhir yang dikembangkan khusus pada V Grade. Dengan layar sentuh TFT 6,95 inci, sistem audio ini bisa terkoneksi dengan Internet untuk browsing, dapat memutar film atau audio berupa DVD, dan membaca file USB, mendengarkan lagu melalui AUX-In, micro SD serta iPod Ready.Tapi sayang, kualitas suara yang dihasilnya sangat standard untuk ukuran sedan menengah. Beruntung, kabin dibuat lumayan senyap sehingga tidak terdengar suara dari luar.Untuk fitur pendingin, V Grade menggunakan Automatic Cooler Control Panel dengan mode otomatis, sementara pada G Grade digunakan mode manual dengan tombol putar.
Posisi duduk dibuat begitu nyaman dengan jok semi bucket serta penyetelan elektrik. Kenikmatan berkendara makin terasa ketika mengenggam gagang kemudi.Keberadaan paddle shift tepat dibelakangnya menambah sisi driving pleasure sekaligus membangkitkan adrenalin kala mengendarainya. Melirik tatanan dashboard, dibuat futuristik namun mudah dibaca. Plus penyematan MID ditengah lingkaran spidometer yang berfungsi memudahkan pengendara untuk melihat informasi seputar kendaraan seperti, kecepatan rata-rata, konsumsi bahan bakar, Eco mode driving dan lain sebagainya.Jarak pandang lumayan lapang berkat pilar A yang datar. Menghidupkan mesin tak perlu repot memutar kunci cukup tekan tombol start/stop engine yang merupakan fitur standar pada kedua tipe Altis baik itu Tipe G yang manual maupun V bertransmisi CVT. PerfomaBegitu mesin dihidupkan, tuas trasmisi dipindah ke posisi D. Pedal gas langsung ditekan, Altis terbaru pun langsung melaju di jalanan.Begitu masuk tol Cikampek ke Cipulang VIVAnews menjajal mengendarainya sedikit agresif start dari menekan gas lebih dalam sampai membejek alias 'kick down' di putaran bawah.Hasilnya, tingkat responsif yang dimiliki All New Altis pada putaran bawah patut diacungi jempol. Sekaligus membuktikan cocok digunakan dalam kota yang lebih sering menghadapai situasi 'stop n go'.Jalur menuju Bandung yang lumayan lenggang dengan cuaca hujan deras dan kondisi jalan sedikit berlubang. Membuat berkendara harus lebih berhati-hati, tapi sesekali mencobadriving experience dengan menggunakan paddle shift.Lagi-lagi tenaga di putaran atas cukup memiliki tenaga, di sini Altis mampu unjuk gigi memamerkan performanya yang tak kalah galak bila dibandingkan dengan generasi sebelumnya yang dimodali mesin 2.000cc.
Bahkan saat melahap trek lurus di Tol Cipularang menggunakan mode manual, ternyata rasionya perpindahanya cukup panjang, bahkan gigi 7 hampir tak pernah dirasakan.Bicara suspensi cukup nyaman, tidak terlalu keras dan tidak terlalu lembek. Membuat pengendara dan penumpang tak begitu merasakan guncangan terlalu kasar ketika melibas jalur berlubang. Handling pun cukup stabil ketika bermanuver menyalip beberapa rombongan truk, bantingan kemudi tergolong lembut.Soal konsumsi setelah mengeber habis ternyata rata-rata konsumsinya masih cukup ramah, dari layar indikator rata-rata penggunaan bahan bakar menunjukan angka dikisaran 1:9,8 km/jam. Tentu angka yang dicapai bisa lebih baik jika mengemudikannya secara normal atau santai.Kesimpulan Dari hasil test drive dengan waktu lumayan singkat, klaim Toyota soal All New Altis boleh dibilang terbukti. Meski kapasitas mesinnya 1.800cc, tapi tenaga yang dihasilkan lumayan galak. Secara desain perubahan yang dilakukan Toyota cukup radikal hingga membuat sporty namun tetap elegan. Untuk kenyamanan masih cukup baik ditambah lagi performa serta handling yang membuatnya benar-benar fun to drive.Meski perlu dicatat, All New Altis minus fitur seperti sunroof dan tombol cruise control di kemudi setir. Di mana fitur itu sudah diadopsi salah satu kompetitornya, Ford Focus.